Apa itu “Inverter” ?

Apa itu “Inverter” ?
 
  • Secara teknis “Inverter” adalah Rangkaian elektronika daya yang digunakan untuk mengkonversikan tegangan searah (DC) ke suatu tegangan bolak-balik (AC).
  • “Inverter” adalah Istilah Umum untuk peralatan yang menghasilkan arus AC dari frekuensi dan tegangan yang berubah-ubah.
“Inverter” AirConditioning
  • “Inverter” untuk AirConditioning digunakan untuk mengubah kecepatan perputaran motor dari kompressor dengan bebas.
  • Alat “Inverter”, yang berada di kotak kontrol dari unit outdoor, mengubah frekuensi dari power supply ke motor kompressor, dan mengubah kecepatan perputaran kompressor dengan bebas.
Bagaimana cara kerja “Inverter” ?
  • “Inverter” mengontrol/mengatur listrik (tegangan dan frekuensi) untuk kompressor dan mengubah perputaran yang disebut KAPASITAS.
  • AC “Inverter”, mengubah kapasitas beban dengan cara mengubah putaran kompressor dan dapat menghasilkan kapasitas rendah dengan putaran rendah. Sedangkan saat frekuensi tinggi, maka menghasilkan kapasitas tinggi dengan putaran tinggi.
  • “Non-Inverter” beroperasi pada kapasitas tetap, oleh karena itu pengaturan kapasitas dilakukan dengan operasi ON-OFF ketika beban rendah digunakan, pada akhirnya kompressor akan OFF.
Keuntungan “Inverter” ?
 
Kenyamanan
1.Kontrol Temperatur yang akurat.
  • Menjaga temperatur yang dikehendaki, suhu ruangan.
  • Pendinginan yang cepat, tetap dan hampir tak berubah suhu yang dikehendaki dapat di capai dengan cepat setelah pengoperasian unit dimulai.
Penghematan Energi 1. Indeks Efisiensi Energi
  • COP (Coefficient of Performance)
  • Indeks Hemat Energi digunakan untuk menjadi COP baru-baru ini,
2.Indeks Efisiensi Energi
  • EER (Energy Efficiency Ratio)
Penghematan Energi 2. Effisiensi di sepanjang tahun
  • Karena konsumsi daya sangat kecil dengan pembagian beban, dapat ditingkatkan, yang mengarah kepada penghematan energi.
  • Sangat efisien dengan beban sebagian (Partial Load)
  • Oleh karena itu alasan penghematan energi Inverter adalah efisiensi tinggi ketika beban kecil.
  • Dan ketika beban kecil dimalam hari dan tentu operasi dilakukan dengan pengurangan kapasitas, tetapi lebih dari itu: input dapat dikurangi dan koefisien kinerja menjadi sangat tinggi.
Kerugian kecil telah terealisasi pada saat Operasi ON-OFF
  • Karena kontrol kapasitas tidak diperlukan pada pengoperasian ON-OFF, kehilangan energi sangat rendah jumlahnya.
  • “Non-Inverter” menyebabkan hilangnya pendinginan energi ketika berhenti dan mulai lagi karena penukaran panas, pipa, dll.
  • Yang sama dapat dikatakan untuk mengemudi mobil: ada perbedaan dikonsumsi bahan bakar antara berjalan di kota dengan berhenti/berjalan di lalulintas.
Penghematan biaya pembelian pada perlengkapan awal  ( Initial Equipment Saving ).
  • Model yang lebih kecil tersedia sebagi pilihan.
  • Karena Seri Inverter menghasilkan kapasitas lebih besar daripada kapasitas yang tertera pada model-model yang lebih kecil dibandingkan seri “Non-Inverter”.
  • Meskipun “Inverter” lebih mahal dari “Non-Inverter”, model yang relatif murah dapat menjadi dipilih, sehingga biaya operasional dapat terbayarkan.
Penghematan biaya pembelian pada perlengkapan awal (Initial Equipment Saving).
  • “Inverter” tidak menghasilkan lonjakan arus puncak
  • Pada saat awal beroperasi “Inverter” membuat frekuensi halus, untuk menghilangkan lonjakan arus
Keuntungan “Inverter” ?
Inverter mengurangi lonjakan arus dibandingkan dengan model “Non-Inverter”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s